Hal yang Berkecamuk di Dadamu
Aku tidak tau harus bercerita dari mana. Malam ini beberapa hal menari-nari dalam kepalaku, alangkah baiknya kutuliskan saja. Suatu saat nanti aku kembali membaca tulisan ini sambil tersenyum dan mengatakan “Aku telah menemukan lelaki sejati ku” - meskipun saat ini masih entah. Tidak ada yang tau seperti apa akhir perjalanan cinta. Saat ini pun dengan seseorang yang ku sebut kekasih, aku masih belum menebak akhir dari kisah kasih ini. Cinta bisa saja merobek robek hatimu, mengacaukan hari mu juga membuat bahagia hatimu. Cinta tidak menenangkan, aku tidak percaya bahwa cinta itu menenangkan. Semakin engkau nyaman pada cintanya, dadamu akan selalu bergetar-tak tenang. Saat ini dadaku sedang dipenuhi kebingungan. Bahkan untuk ini pun tidak pantas disebut tenang. Beberapa perubahan kau tunjukkan padaku di tiap harinya. Kau jauh, sangat jauh dari tanganku yang sedari tadi melambai-lambai ke arah mu. Aku seperti melihat diriku yang dahulu dalam sikapmu saat ini . Dahulu – sebelum d...